Revitalisasi Sungai Braja Kencana: 126 Hektar Sawah Siap Panen Lebih Melimpah

banner 468x60

Harianpatriot.com |  Braja Selebah, Lampung Timur — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Lampung Timur, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Lampung Timur, Tri Wibowo, bersama Komandan Kodim 0429/Lampung Timur, Letkol Arm Arief Budiman, turun langsung meninjau proyek optimasi lahan di Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Rabu (30/4).

Proyek strategis ini berupa normalisasi saluran sungai sepanjang 1,2 kilometer yang menghubungkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Braja Kencana dan Braja Luhur. Proyek ini diharapkan mampu mengairi 126 hektar lahan sawah petani dan meningkatkan produktivitas padi secara signifikan.

Didampingi Forkopimcam dan Kepala Desa Braja Kencana, Heru Setiawan, rombongan meninjau langsung kondisi lokasi proyek yang menjadi tumpuan harapan petani setempat.

Kepala Dinas Tri Wibowo menegaskan bahwa proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 ini harus berjalan tepat sasaran dan tepat manfaat. Pemerintah pun menggandeng unsur TNI dan pihak ketiga sebagai pelaksana proyek demi memastikan kelancaran pelaksanaan.

“Kami berharap kegiatan ini segera dilaksanakan, selesai tepat waktu, dan benar-benar bermanfaat bagi petani guna menjamin kebutuhan air sawah mereka,” ujar Tri Wibowo.

Senada, Dandim 0429 Letkol Arm Arief Budiman menyambut baik kolaborasi yang dibangun. Menurutnya, revitalisasi sungai ini menjadi langkah konkret untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami mengapresiasi sinergi ini. Revitalisasi aliran sungai diharapkan bisa meningkatkan produktivitas hasil panen dan mencukupi kebutuhan air petani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Braja Kencana, Heru Setiawan, menyampaikan rasa syukurnya atas proyek yang digulirkan pemerintah. Ia menuturkan, dulu aliran DAS di desanya sangat andal dalam memenuhi kebutuhan air sawah. Namun, seiring waktu, sungai mengalami pendangkalan dan penyempitan, yang membuat sawah rentan banjir saat musim hujan dan kekeringan di musim kemarau.

“Atas nama masyarakat, kami berterima kasih sungai di desa kami direvitalisasi. Ini akan sangat membantu sekitar 126 hektar sawah agar tetap terairi dengan baik,” ujar Heru.

Ia juga berharap proyek optimasi lahan ini segera tuntas tepat waktu. Dengan selesainya revitalisasi, petani tak lagi kekurangan air dan hasil panen dapat meningkat.
“Kami optimis, dengan optimasi lahan ini, sawah akan terhindar dari banjir, kebutuhan air cukup, dan hasil padi meningkat,” pungkasnya.

(Jamhur)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *