Harianpatriot.com – Waway Karya, Lampung Timur – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Waway Karya berlangsung dengan penuh semangat di Aula Kecamatan, Senin (17/03/2025). Dalam kesempatan ini, Bupati Lampung Timur, Ela, menegaskan komitmennya untuk memimpin daerah dengan mengutamakan kepentingan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Inilah saatnya kita bergandeng tangan, seiring sejalan dengan semangat ‘Pakai Sambayan’, untuk mewujudkan kemakmuran di Kabupaten Lampung Timur,” ujar Bupati Ela.
Dalam pidatonya, Bupati Ela juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Pilkada serentak 2024. Mulai dari DPRD, Forkopimda, KPUD, Bawaslu, hingga TNI-Polri, serta perangkat desa yang telah memastikan jalannya demokrasi dengan baik, aman, dan damai.

Musrenbang tahun ini menjadi momentum penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, yang merupakan tahap awal dari pembangunan jangka menengah daerah. Dengan visi Lampung Timur Makmur Menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah daerah merumuskan sembilan misi utama atau Siwa Cita untuk menciptakan daerah yang maju, aman, kolaboratif, mandiri, unggul, dan religius.
Bupati Ela menekankan pentingnya sinergi antara kepala desa dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan di wilayah masing-masing. Tantangan pembangunan ke depan memang tidak ringan, terutama dengan ketidakpastian global serta tekanan efisiensi APBN yang berimbas pada tertundanya beberapa program daerah.
“Akselerasi pembangunan menjadi kunci untuk mengatasi berbagai permasalahan, mulai dari infrastruktur jalan hingga pelayanan publik yang harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Salah satu fokus utama pembangunan adalah peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Saat ini, tingkat kemantapan jalan kabupaten masih di angka 54,7%, jauh tertinggal dari jalan provinsi dan nasional yang sudah mencapai lebih dari 70%. Oleh karena itu, pemerintah akan memprioritaskan perbaikan jalan-jalan strategis yang menghubungkan antar kecamatan dan desa.
Selain itu, pelayanan administrasi kependudukan juga menjadi sorotan. Untuk meningkatkan efektivitas pelayanan e-KTP, pemerintah akan segera meluncurkan layanan e-KTP di lima kecamatan secara bertahap. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Dalam sektor kesehatan, Bupati Ela menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat yang saat ini baru mencapai 60,34%. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal agar seluruh masyarakat Lampung Timur mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan terjangkau.
Sementara itu, Camat Waway Karya, Syamsul Bahri, S.H., melalui stafnya menyampaikan bahwa infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama di kecamatannya. Salah satu usulan yang mendesak adalah perbaikan Jembatan Mekar Karya di Dusun Sindang Resmi, yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Selain itu, pembangunan jalan penghubung antar kecamatan di Desa Sumber Rejo, Karya Basuki, dan Ngesti Karya juga menjadi perhatian. Badan jalan lintas kabupaten di Karang Anom dan desa-desa lain di Waway Karya juga masuk dalam daftar prioritas pembangunan.
Bupati Ela menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang disepakati dalam Musrenbang harus benar-benar direalisasikan pada 2026.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan yang berdampak luas bagi masyarakat dapat terealisasi. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal untuk menjadikan Lampung Timur lebih maju dan makmur,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Lampung Timur terus bergerak maju menuju pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif.
(Jamhur)











