Harianpatriot.com | Lampung Timur — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur merilis capaian kinerja akhir tahun 2025 sebagai bentuk transparansi publik atas pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Selasa (31/12/2025).
Dalam pemaparan Nya Kepala BNNK Lam-tim Maman Permana S.P Ia menyampaikan Sepanjang 2025, BNNK Lampung Timur memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan menandatangani 29 nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama.
Lanjut dikatakannya, Melalui program Desa Bersinar, Desa Braja Gemilang Kecamatan Braja Selebah ditetapkan sebagai desa bersih narkoba.
Upaya pencegahan dilakukan secara masif dengan menjangkau 27.403 orang secara tatap muka dan 708.543 penonton melalui media sosial, ucapannya.
Ia juga menyampaikan BNNK Lampung Timur juga melaksanakan tes urine terhadap 668 orang sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika.
Di bidang rehabilitasi, BNNK Lampung Timur menangani 131 klien melalui Klinik Pratama, Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), dan lembaga rehabilitasi mitra. Capaian Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) tercatat 3,72 dengan kategori optimal, sementara Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 3,7 atau sangat baik.
Dalam upaya pemberantasan, BNN bersama aparat penegak hukum mengungkap peredaran gelap narkotika berupa 50 butir ekstasi di Kabupaten Tulang Bawang dan 870 gram ganja di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Selain itu, Tim Asesmen Terpadu telah melakukan asesmen terhadap 200 klien sepanjang tahun 2025.
BNNK Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program P4GN secara berkelanjutan dan mengajak masyarakat mengisi libur akhir tahun dengan kegiatan positif serta menjauhi narkoba demi terwujudnya Lampung Timur Bersinar menyongsong Indonesia Emas 2045.
(Jamhur)











