Revitalisasi SMP PB Darussalam Rampung, Sekolah Berbasis Pesantren di Pasir Sakti Kini Makin Representatif

banner 468x60

Harianpatiot.com | Pasir Sakti — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama berbasis pesantren di SMP PB Darussalam, Dusun 04 Desa Mekarsari, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, menunjukkan progres nyata dan hasil menggembirakan. Program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut resmi berjalan dan terealisasi dengan baik hingga Jumat (26/12/2025).

Kepala SMP PB Darussalam, Saikul Huda, S.Pd.I., M.Pd, menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi fokus pemerintah pusat. Pelaksanaannya dilakukan melalui skema swakelola, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar.

“Program ini dilaksanakan secara swakelola, di mana pelaksana teknis pembangunan dijalankan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang melibatkan masyarakat, serta didampingi tim teknis perencanaan dan pengawasan,” ujar Saikul Huda saat dikonfirmasi awak media.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah. Sepanjang tahun 2025, SMP PB Darussalam berhasil membangun 12 ruang kelas baru, satu gedung UKS, satu gedung perpustakaan, satu gedung kantor, satu gedung LEB, serta tiga unit MCK, termasuk satu MCK khusus disabilitas. Seluruh pembangunan tersebut telah rampung dengan total anggaran bantuan pemerintah sebesar Rp4.499.296.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.

“Alhamdulillah, seluruh pembangunan telah terealisasi dengan baik. Ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan,” tutur pria yang akrab disapa Gus Huda tersebut.

Secara nasional, program revitalisasi sekolah mencatat capaian signifikan. Dari total target 13.834 sekolah, sebanyak 11.179 sekolah telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kemendikdasmen, meliputi 1.260 PAUD, 3.903 SD, 3.974 SMP, dan 2.042 SMA. Hingga Desember 2025, capaian program ini bahkan melampaui target awal, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Dampak positif program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Muslim, wali murid sekaligus perwakilan masyarakat, menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, kondisi gedung dan fasilitas SMP PB Darussalam kini jauh lebih layak, nyaman, dan representatif. “Sekolah sekarang sangat baik, anak-anak jadi senang dan betah belajar. Kami sebagai orang tua sangat bersyukur,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Syamsul Arifin, yang terlibat sebagai kepala tukang dalam pembangunan. Ia mengaku senang karena proyek tersebut melibatkan warga sekitar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat.

Gus Huda menegaskan bahwa program revitalisasi ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional. Dengan selesainya pembangunan, ia berharap fasilitas yang lebih representatif dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta kinerja para guru.

“Harapannya, semangat anak-anak dan para guru semakin menguat dalam menghadirkan pembelajaran terbaik. Kami juga ingin iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan terus terbangun di SMP PB Darussalam,” pungkasnya.

(Jamhur)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *