Harianpatriot.com | Lampung Timur — Dalam debat calon bupati yang berlangsung, Paslon nomor 2, Dawam Rahardjo, memberikan tanggapan konstruktif mengenai isu kritis infrastruktur di Lampung Timur.
Menanggapi pernyataan Paslon nomor 1, Ela Siti Nuryamah, yang mengungkapkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang 49% jalan rusak di wilayah tersebut.

Dawam menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah diambil untuk memperbaiki kondisi infrastruktur yang mempengaruhi mobilitas masyarakat dan perekonomian desa.
Selanjutnya terkait peningkatan pelayanan publik, Dawam Raharjo menyatakan, organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat meskipun Pemkab lamtim menerima penghargaan dari kementerian terkait pelayanan publik, kita tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang lebih baik lagi. Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, ketika nanti ada kepala (OPD), yang tidak sanggup meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, maka lebih baik mundur saja”ungkap Dawam.
“Saya telah melaksanakan pembangunan beberapa jalan yang sangat vital bagi masyarakat, antara lain di Labuhan Maringgai, Jepara, dan Metro Kibang,” ujar Dawam, dalam debat kandidat, Senin (14/10/2024) malam.
Ia menekankan pentingnya infrastruktur yang baik untuk memacu kemajuan ekonomi dan mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sementara calon Bupati Ella Siti Nuryamah menyampaikan, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka akan memberikan pembiayaan pada usaha mikro, untuk menambah biaya usahanya lalu membangun infrastrukur harus bagus, membangun jalur jaringan irigasi supaya masyarakat bisa menambah nilai ekonominya.
Dawam juga menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun tetapi juga memelihara jalan-jalan yang telah dibangun.
“Akses yang baik adalah fondasi untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur yang berkualitas, Paslon urut 2 berharap dapat menciptakan dorongan positif bagi perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Bambang)











