Harianpatriot.com | Lampung timur –
Desa Braja yekti, Kecamatan braja selebah Kabupaten Lampung Timur, menunjukkan kemajuan pesat dalam pembangunan dan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Kepala desa tukiman toro sebagai Kepala Desa. Capaian ini terungkap dalam wawancara eksklusif yang dilakukan awak media pada Kamis (7/8) pagi., di kantor desa braja yekti.
Kepala Desa Tukiman toro menekankan pentingnya prinsip transparansi dan kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan desa. “Kita harus transparan dengan masyarakat dan juga pembangunan. Semua dilaksanakan dengan melibatkan perangkat desa sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ungkap Tukiman.
Dalam periode anggaran 2025, Pemerintah Desa Braja yekti telah melaksanakan sejumlah proyek strategis melalui Dana Desa (DD), termasuk pembangunan jalan rabat beton, drainase, dan berpokus pada program koperasi desa merah putih, yang dicanangkan oleh bapak Presiden Prabowo Subianto yang akan segera dilaksanakan di desa ungkapnya.

Sejauh ini koperasi desa merah putih sedang dalam proses , alahumdulilah notarisnya sudah jadi dan akan terus berkoordinasi kedepan khususnya di kecamatan braja selebah .
Lebih lanjut, “Pembangunan jalan rabat beton tersebut melalui dana desa tahun ini yang menelan anggaran kisaran Rp. 295.059.000 rupiah. Yang berlangsung selama dua bulan pengerjaan. Sambung Tukiman.
Sebagai pengakuan atas pencapaiannya, dalam dua priode menjabat kades, Desa Braja yekti berhasil menoreh kemajuan yang luar biasa terutama di bidang infrastruktur pembangunan dan pelayanan publik.
sebagai bukti keberhasilan tata kelola desa yang transparansi, partisipatif, dan efektif.
Kinerja Kades Tukiman toro mendapat respon positif dari warga. Seorang warga yang ditemui secara terpisah mengungkapkan kebanggaannya terhadap kepemimpinan sang kepala desa. “Beliau benar-benar bekerja untuk masyarakat.Banyak perubahan yang dilakukan terimakasih pak kades semoga kedepan desa braja yekti semakin maju bisa bersaing dengan desa lain nya terutama di wilayah braja selebah. Ungkap warga.
“Pelayanan di desa sangat mudah dan tidak dipersulit. Kami sangat bangga dan berharap Braja yekti semakin maju ke depan.”
Capaian Desa Braja yekti dapat dibaca dalam konteks praktik tata kelola desa yang baik (good village governance), di mana transparansi, partisipasi warga, dan akuntabilitas menjadi kunci utama. Model pembangunan yang diterapkan juga mengarah pada pemberdayaan dan kemandirian masyarakat desa, sesuai dengan semangat Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa jika Dana Desa dikelola secara terbuka dan responsif terhadap kebutuhan lokal, maka potensi desa sebagai subjek pembangunan nasional dapat terwujud secara nyata.
(Jamhur)











