Hatianpatriot.com | Sukadana, Lampung Timur – Dalam rangka memperingati World Hepatitis Day yang jatuh setiap tanggal 28 Juli, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana kembali menggelar kegiatan edukatif dan sosialisasi di halaman depan ruang tunggu poliklinik, Senin (28/7/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit hepatitis serta pentingnya pencegahan dan pengobatan sejak dini.

Mewakili Direktur RSUD Sukadana, dr. Nila Sandrawati, Sp.KKLP, kegiatan ini dipimpin oleh dr. I Nengah Budiarta, Sp.OG yang menyampaikan pentingnya peran rumah sakit dalam menekan angka kejadian hepatitis di Kabupaten Lampung Timur.
“Hari ini kami memperingati dan sekaligus mensosialisasikan bahaya hepatitis kepada masyarakat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan berujung pada kondisi kronis jika tidak ditangani secara tepat,” ujar dr. Nengah kepada awak media.
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia secara global ditetapkan setiap 28 Juli untuk mengenang Dr. Baruch Samuel Blumberg, penemu virus hepatitis B dan pengembang vaksin pertamanya. Sejak diresmikan oleh World Health Organization (WHO) pada tahun 2010, momentum ini terus dimanfaatkan oleh berbagai negara untuk memperkuat upaya penanggulangan hepatitis.
Tema 2025: “Hepatitis: Let’s Break It Down”
Tahun ini, Hari Hepatitis Sedunia mengangkat tema “Hepatitis: Let’s Break It Down”, yang menyerukan semua pihak untuk menghapus hambatan yang menghalangi akses terhadap layanan kesehatan, mulai dari keterbatasan finansial, stigma sosial, hingga sistem layanan yang belum inklusif.
Dampak Hepatitis Secara Global
- Lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia hidup dengan hepatitis B atau C kronis.
- Setiap tahunnya, lebih dari 1,3 juta kematian tercatat akibat komplikasi hepatitis seperti sirosis dan kanker hati.
- WHO menargetkan eliminasi hepatitis sebagai ancaman kesehatan global pada tahun 2030.
Kegiatan Peringatan
RSUD Sukadana turut ambil bagian dalam gerakan global ini dengan mengadakan:
- Sosialisasi edukatif seputar bahaya hepatitis
- Ajakan vaksinasi hepatitis B
- Edukasi pentingnya skrining atau pemeriksaan dini
Melalui kegiatan ini, RSUD Sukadana berharap masyarakat Lampung Timur semakin sadar akan bahaya hepatitis dan terdorong untuk melakukan tindakan preventif.
“Hepatitis bukan penyakit ringan. Namun dengan kesadaran, deteksi dini, dan pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa dicegah dan dikendalikan,” pungkas dr. Nengah.
Peringatan ini menjadi momentum penting bagi tenaga kesehatan dan masyarakat untuk bersama-sama membongkar hambatan dan menciptakan akses kesehatan yang merata dalam rangka mewujudkan Lampung Timur yang lebih sehat. (Jamhur)











